|
| |
 | ORIGAMI
|
|
Agusta 129 Mangusta
Pada tahun 1972 Angkatan Darat Italia mengumumkan keinginanya untuk memiliki jenis helikopter penempur ringan yang berkemampuan menyerang
tank. Keinginan tersebut segera mendapat tanggapan dari pihak Agusta A
Finmeccanica Company, perusahaan dalam negeri yang mengkhususkan diri dalam
pembuatan helikopter.
Gayung bersambut, Agusta ditunjuk untuk menangani proyek ini.
Berbekal pengalaman memproduksi helikopter berdasarkan lisensi dari Bell, Boeing
dan Sikorsky, selang tahun berikutnya Agusta meluncurkan produk perdananya
yang diberi nama A 129 Mangusta.
Mangusta (cerpelai atau garangan) selintas bentuknya mirip dengan
HAP-Tiger, heli buatan Eurocopter yang
pernah dipromosikan lewat film Golden
Eyes-nya James Bond. Namun tidak berarti
Agusta mencontek Eurocopter yang memang jauh sudah punya nama, meski hal seperti
itu syah-syah saja.
Garangan made in Italia ini hadir dengan kelebihan-kelebihan yang
dibawanya. Ditenagai dua mesin Rolls-Royce GEM 2 Mark 1004, dan hampir
seluruh badannya terbuat dari bahan komposit, bahan sejenis yang digunakan pada
pesawat siluman F-117A. Posisi tempat duduk antara pilot dan operator senjata
dirancang sangat ideal. Dimana kursi belakang
dibuat lebih tinggi dari posisi pilot guna mempermudah pandangan. Mangusta juga
seperti layaknya pesawat tempur dilengkapi dengan kursi lontar Martin-Baker.
Jika keadaan darurat dan terpaksa digunakan mampu menahan benturan sampai
15g.
Beberapa bagian helikopter ini dibuat disesuaikan dengan sifatnya, yaitu
sebagai heli serang atau serbu. Misalnya baling-baling yang terdiri dari empat bilah
dilapisi elastomeric (sejenis plastik lentur)
yang ujungnya (blade tips) menggunakan
profil khusus agar bisa meredam deru (noise)
suara semaksimal mungkin. Roda pendarat dibuat khusus dengan sistem
tricyling landing gear yang dapat mengatasi
impak pada ketinggian 32,8 kaki. Bahkan mesin utamanya mampu menahan
hantaman peluru kaliber 23 sampai 50 mm.
Selain sebagai heli serang, Mangusta juga mampu melaksanakan tugas
pengintaian, angkut taktis dan tugas kelautan. Pengembangan selanjutnya
diharapkan mampu untuk pertempuran udara (tentunya sesudah dipersenjatai dengan
senjata yang sesuai dengan tugas tersebut).
Keistimewaan lain dari Mangusta hampir seluruhnya digerakkan oleh
komputer. Alat komunikasi, navigasi, auto-pilot, sistem kemudi
fly-by-wire, mesin, transmisi dan sistim hidrolik, listrik,
bahan bakar, kinerja pesawat semua sudah dimasukkan dalam data komputer.
Sehingga jika terjadi masalah dengan pesawat pilot dapat segera mengatasinya. Selain
itu sistim persenjataan dan pengindera malam juga sudah terprogram dalam komputer.
Hanya sistem pengendalian rudal anti tank TOW
(tube-launched, optically tracked, wire
guided) saja yang belum terintegrasi komputer. Tapi harap
dicatat kalau heli ini menggunakan standar kelaikan dari Departemen Pertahanan
AS yang memang lebih terkenal dan lebih berpengalaman dalam menangani
heli-heli tempur dibanding Italia.
Namun dari semua ini yang patut dihargai adalah soal kemandirian
Italia dalam berswasembada di bidang pertahanan. Negeri yang lebih populer
industri 'sepakbola'-nya ketimbang industri
militernya ini telah berhasil membuat helikopter canggih
meski tidak bisa dipungkiri beberapa komponen dari A 129 Mangusta
masih diimpor dari AS, Inggris dan Perancis. (Hrz/dank)
Cara Membuat:
1. Buat pola 1 (2 kali) terus gabungkan dengan 6, 4, 3, berturut-turut dari depan ke
belakang di bagian bawah 1 akan membentuk badan dasar badan helikopter ini.
2. Buat ekor (2) berbentuk kerucut tempelkan dengan 1. Kemudian tempel 7 yang akan
merupakan kaca-kaca depan kokpit. Lalu tempelkan juga 8 dan 9 membentuk
punggung di atasnya.
3. Tempelkan 10 sebagai penutup poros tail
rotor 2.
4. Buat 11 (2x), gabungkan menjadi satu tempelkan di 2 sebagai sayap tegak. Di bagian kanan-kirinya terdapat sayap (20, 21) di mana potongan yang miring adalah yang menempel di no. 2. Demikian pula 12 di bagian bawah menempel pada 2.
5. Gabungkan 13, 14, 15, 16. Dahulukan 13 dengan 14 agar mudah, lalu 15 yang akan merupakan air intake dan 16 sebagai
exhaust, dan ditempelkan di 1.
6. Gabungkan 17, 18, 19 yang membentuk sayap tempat cantelan persenjataan, dan
tempelkan di 1.
7. Rotor. Gabungkan 26 dan 27, kemudian tempelkan di atasnya berturut-turut 31, 28, 29 dan 30. Untuk memudahkan penggabungan 25 dengan 26 dan 27 dapat dibantu dengan kawat atau lidi yang menyilang. Dan gabungan 32 dan 33 tempelkan di atas 7.
8. Buatkan 34, 34a, 35 dengan cara digulung. Tempel 34 tepat di bawah 19. 35 pada
34a dimana 34a menembus 1. Masukkan 36 pada ujung-ujung 34, 35. Agar kuat buat
36 yang tebal. Tempelkan 37, 38 sebagai roda.
9. Tempelkan 441 yang agak tegak agar kuat pada 12 dan beri roda 40, 39. Gabungkan
22 dan 23 tempelkan pada 6.
10. Gabungkan 42 dan 43 merupakan TOW buatkan pilonnya tempel di bawah 17. Ingat
ada 8 tabung luncur. Dan buatkan 24 (2x) tempatkan di ujung belakang 5.
|