Clara So
|
Serba bisa, itulah yang dituntut dari seorang public
relations atau di sini kita lebih mengenalnya sebagai 'humas'. Demikian yang dialami
Clara So, senior manager corporate communications Lufthansa di Asia Pasifik.
Saat menerima para wartawan Indonesia dalam jumpa pers dengan Lufthansa beberapa waktu lalu di Jakarta, Clara tampil atraktif sebagai pembawa acara.
Berbagai pertanyaan yang terlontar pun dijawabnya. Sayangnya, ia masih tergantung pada penerjemah. Walau terkadang terlihat ia
gregetan menanti ucapannya diterjemahkan, senyum manis tak pernah lepas dari wajahnya.
Dalam bidang penerbangan yang hingga menjelang milenium ketiga ini masih saja didominasi pria, Clara memang dituntut punya dinamika tinggi. "Tapi bidang
ini sangat menarik, lho, lain dari pekerjaan lain. Seru!" ucapnya. Public relations memang bidangnya, sejak ia memasuki dunia kerja. Sebelum menangani Lufthansa
Asia-Pasifik, Clara bekerja di sebuah perusahaan public relations di Singapura.
Bagaimana sih 'seru'nya pekerjaan Clara? "Sebagai public relations maskapai penerbangan, ya beginilah. Semalam saya tiba di Jakarta, bertemu
orang-orang Lufthansa Jakarta, jumpa pers, pertemuan lagi, dan malamnya kembali ke Singapura," tuturnya.
Benar saja. Malam itu, saat Angkasa akan berangkat dinas ke luar negeri,
eh... bertemu Clara di executive
lounge Terminal 2 Soekarno-Hatta. Dandanannya
masih sama seperti saat pagi itu bertemu para wartawan, rapi dan menarik.
"Hi, we meet again!" sapanya ramah.
(ade)