Sebuah tutup belakang (engine cone) mesin Boeing 747-300 lepas dan jatuh menimpa perumahan penduduk di Desa Jatimulya, kabupaten Tangerang, Selasa malam (5/9). Bagian dari mesin ini merupakan milik pesawat penumpang maskapai penerbangan JAL (Japan Airlines). Beruntung kejadian yang cukup menggemparkan warga Rt 02/03 kecamatan Sepatan ini tak mengambil korban. Hanya saja sebanyak 16 rumah penduduk berantakan pada bagian atapnya tertimpa pecahan tutup mesin pesawat. Menurut beberapa saksi mata, terjadi sebuah ledakan yang cukup keras disusul oleh lidah api, sesaat sebelum kejadian ini. Selain serpihan-serpihan berukuran kecil-sedang, ditemui juga sebuah tabung berukuran panjang 170 sentimeter dengan diameter 80 sentimeter di sebuah kebun milik penduduk. Saat ditemukan pertama, penduduk mengira bagian ini merupakan sebuah bom yang jatuh dari pesawat tempur.
Pihak PT Angkasa Pura (AP) II, sebagai pengelola Bandara Sukarno-Hatta membenarkan musibah yang menimpa pesawat flag carrier Jepang ini. "Memang benar ada bagian mesin yang terlepas dari pesawat JAL ", ujar salah seorang direksi AP II, seperti yang dikutip Kompas. Berkat kesigapan sang pilot, pesawat yang tengah mengangkut 359 penumpang plus 17 awak pesawat ini dapat mendarat selamat di Bandara Sukarno- Hatta. Sekitar satu jam setelah pesawat ini tinggal landas pada pukul 23.37 WIB. Akibatnya penerbangan tengah malam dengan tujuan Bandara Narita, Jepang ini terpaksa dibatalkan. Setelah diinapkan di Jakarta Hilton dan Hotel Mulia, akhirnya pada Rabu (6/9) para penumpang diterbangkan ke Narita dengan penerbangan khusus JAL.
Sampai saat ini belum ada penjelasan mengenai sebab musibah yang menimpa pesawat dengan nomor penerbangan JL 726. Tapi diperkirakan kejadian ini terjadi saat pesawat berada di ketinggian 1.000 kaki. Adalah mesin nomor satu Boeing Jumbo 747 yang mengalami masalah. Pihak JAL sendiri berjanji akan mengganti semua kerugian yang disebabkan oleh lepasnya bagian mesin pesawat ini. JAL melakukan penerbangan rutin dari Indonesia ke Jepang setiap hari. Rutenya adalah Denpasar-Jakarta-Tokyo.(avi)