|
| |
 | CAKRAWALA
|
|
MK-53 SIAGA DI KUPANG
Sebanyak satu flight jet lath tempur
Hawk Mk 53 bersiaga di Lanud El Tari, Kupang. Kehadiran pesawat asal Skadron Udara 15 Lanud Iswahyudi, Madiun ini merupakan rangkaian upaya
menegakkan Kedaulatan Udara RI di wilayah perbatasan dengan Timor Leste. Tak hanya pesawat, teknisi, dan perangkat pendukung saja. Tapi juga kelengkapan piranti tempur semacan roket FFAR dan kanon
Aden berkaliber 30 milimeter ikutan digelar. Ketiga Hawk ini akan melaksanakan tugas patroli udara di sekitar wilayah perbatasan.
Menurut Pangkohanudnas, Marsda TNI Sony Rizani, penempatan pesawat tempur TNI AU pada pangkalan udara terdepan RI ini telah berlangsung sejak jajak pendapat dimulai.
Keberadaan ini juga bakal terus berlanjut lantaran terkait dengan penerbangan asing. "Tapi operasi ini harus dilakukan sesuai dengan prosedur pelaksanaan" ujar Marsda TNI Sony Rizani, seperti yang dikutip
dari Pentak IWY. Artinya sang pilot diwajibkan mengerti apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan.
Setelah Tim-tim berpisah, beberapa wilayah dianggap rawan oleh adanya penerbang asing. Semisal daerah "kantung" Oukussi yang merupakan wilayah Timor Leste. Kemudian di Barat
Daya Kupang berjarak 90 mil laut terdapat pulau Asmhore Reef milik Australia. Selain itu adanya jalur penerbangan internasional Darwin-Kupang juga jadi pertimbangan. Kehadiran Hawk tadi adalah
untuk menggantikan A-4 Skyhawk asal Skadron 11 yang telah bertugas selama satu
bulan.(pentak IWY/avi).
HAMSANA TELAH TIADA
Marsma TNI (Pur) Hamsana (69) yang semasa Trikora dengan C-47
Dakota (T-480) berhasil meloloskan diri dari serangan pesawat
Neptune Belanda sekembalinya menerjunkan pasukan di
daerah Fak-Fak, akhir Agustus 2000 meninggal dunia di RS Sudirman, Jakarta. Jenazahnya dimakamkan keesokan harinya di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata.
Lulusan Sekolah Penerbang Lanjutan 1953 di Pangkalan Udara Andir ini pernah jadi Panglima Kodau VII, Kepala Sekretariat Umum dan Kepala Dinas Sejarah TNI AU, anggota MPR
(1977-1982). Tanda jasanya antara lain Bintang Sakti, Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya, Satyalancana Gerakan Operasi Militer II (RMS), IV (Sumsel), VII (Aceh), IX (Irja), Medali Peringatan 10
Tahun AURI, Veteran Pejuang Kemerdekaan, dan Pembela Kemerdekaan RI.
Ayah dari lima putera dan delapan cucu ini telah tiada namun nama dan jasanya akan terkenang selalu khususnya bagi keluarga besar TNI AU. Namanya terukir dalam relief
sejarah perjuangan bangsa terutama dalam pembebasan Irian Barat. Beberapa kali ikut operasi penerjunan dimasa Trikora dan perjuangan lainnya.
(mar)
|