ANGKASA N0.1 OKTOBER 2000 TAHUN XI  

SIA Cargo Corporatisation

AUSTRALIA PAKAI ADATS

F-15 UNTUK EROPA TIMUR

AS GANTI RUDAL JELAJAH


  Laporan Utama
Aerobatik
Cakrawala
Ekonomi
Fenomena
Kolom
Kokpit
Kisah Nyata
Lukisan Dirgantara
Lobi
Militer
Notam
Ordirga
Origami
Opini
Profil
Peristiwa
Seabad Kedirgantaraan
Siapa-siapa
Teknologi

Rate our site
@ SearchIndonesia

 
NOTAM  

F-15 UNTUK EROPA TIMUR

F-15 F-15 Eagle./Foto:Boeing

Boeing mulai melakukan ekspansinya ke pasaran jet tempur utama (main fighter) ke negara-negara Eropa Timur dan Tengah. Kali ini F-15 Eagle yang jadi andalan. Boeing menawarkan jenis F-15 R yang tak lain adalah modernisasi dari kelebihan stock F-15 A/B AU AS. Kongres AS tampaknya juga telah memberi lampu hijau atas kenginan Boeing. Saat ini sekitar 115 barang dagangan itu masih teronggok pada tempat penimbunan di Tucson, Arizona, AS. Sedangkan radar dan beberapa bagian pesawat dicopoti untuk kepentingan F-15 operasional AU AS. "Tapi pesawat-pesawat itu dapat kami buat kembali menjadi pencegat kelas dunia", ujar Mike Ridnouer, manajer pengembangan pesawat tempur dan rudal Boeing, seperti yang dikutip dari Flight (12/9). Untuk itu pihak Boeing menjanjikan penggunaan mesin dari Pratt & Whitney seri 200 E agar setara dengan F-15C yang saat ini digunakan AU AS. Masih menurut Ridnouer, F-15 A/B yang ditawarkan tadi baru dipakai antara 1.800 sampai 4.200 jam terbang. Yang berarti rata-rata masih tersisa 6.500 jam terbang lagi sebelum pesawat diwajibkan overhaul besar. Atau masih bisa dipakai kekuatan utama sampai 30 tahun kedepan. Boeing juga menawarkan sistem pembayaran dengan cara leasing. Namun tawaran ini tak berlaku bagi anggota-anggota baru NATO asal eksPakta Warsawa seperti Cekoslovakia, Polandia dan Hungaria. Pasalnya, untuk mereka Boeing bermaksud menawarkan F-15 yang benar-benar baru. Pilihan lain yang ditawarkan Boeing adalah dengan cara offset. Rencananya bila jadi, Pabrikan Aero Vodochody asal Cekoslovakia yang akan digunakan sebagai tempat perakitan.(avi)


INDIA TAMBAH MIRAGE 2000

Dassault, Thomson-CSF, dan SNECMA baru-baru ini menanda-tangani kontrak perjanjian dengan Kementrian Pertahanan India. Perjanjian ini meliputi pengadaan bagi sepuluh buah jet tempur Mirage 2000 H. Komposisi pesawat yang dipesan terdiri dari empat buah berkursi tunggal sedang sisanya adalah berkursi ganda. Sebelumnya AU India (IAF) telah memiliki 49 Mirage 2000 H yang dipesannya pada tahun 1980. Menurut Defence System Daily (22/9), pesanan baru tadi bakal dilengkapi dengan radar canggih RDM. Radar keluaran Thomson-CSF ini sanggup menandai beberapa sasaran sekaligus dalam berbagai ketinggian. Untuk mengoperasikannya menggunakan sistem yang berkonsep HOTAS (Hands-On Throttle and Stick). Kemampuan lain yang akan didapat Mirage IAF adalah terbang rendah mengikut lekuk bumi dibawah ketinggian 61 meter. Selain itu India juga memesan perangkat laser penanda sasaran (Litening Laser Designation Pod-LLDP) yang dipakai bagi bom-bom pintar (Lasser Guided Bomb-LGB). Sebagai senjata, Mirage 2000 H ini membawa dua buah kanon kaliber 30 milimeter dengan 145 peluru perkanon. Selain itu, pada kesembilan cantelannya akan bertengger rudal udara-udara Super 530D dan Matra Magic II. Untuk keperluan serang darat, selain bom-bom konvensional rudal udara-darat AS-30 L dan Matra ARMAT sanggup juga digotongnya.(avi)


RUSIA KURANGI TENTARA

Rusia bakal mengurangi jumlah personil di ketiga angkatannya menjadi hanya berjumlah total 400 ribu orang. Jumlah ini juga termasuk tentara cadangannya. Diharapkan pada tahun 2003 program ini akan kelar. Rencananya, pada tahap awal pengurangan akan dimulai pada tahun 2001 dengan 350 ribu orang. Sedang 850 ribu orang lagi akan menyusul kemudian. Secara rinci, Defence System Daily (8/9) menjabarkan, jumlah personil AD Rusia akan dikurangi sebanyak 180 ribu orang. Sedangkan AL harus rela kehilangan 50 ribu orang. Terakhir adalah AU yang kebagian jatah 40 ribu orang. Tak hanya itu, jumlah pasukan Kementrian Dalam Negeri Rusia juga akan dikurang sebanyak 20 ribu orang. Buntut dari pengurangan ini adalah reorganisasi besar-besaran di tubuh Angkatan Bersenjata (AB) Rusia. Selain kekuatan konvensional, komando rudal strategis (Strategic Missiles Force) Rusia juga kena dampaknya. Sekitar 10 divisi rudal strategis bakal masuk gudang pada tahun 2006. Untuk menjalankan program ini maka pada tahun 2001, komando akan dialihkan pada kendali langsung General Staff Rusia. Setelah itu pada tahun 2002 komando ini akan berdiri sendiri. Sebelum akhirnya pada tahun 2006 dimasukkan dalam kuasa AU Rusiia.(avi)


LUFTHANSA DAPAT CRJ

Negosiasi antara Bombardier Aerospace dan Lufthansa Cityline selesai dalam rangka pembelian jet regional CRJ-700. Rencananya maskapai penerbangan Jerman ini akan membeli sepuluh pesawat jenis ini. Dengan demikian total pesawat dengan kapasitas 70 tempat duduk yang dimiliki Lufthansa Cityline nantinya akan berjumlah 20 buah. Hitungan itu belum termasuk 45 buah CRJ 100/200 yang sekarang sudah beroperasi. Selain pesanan diatas, terdapat juga keinginan untuk menambah lagi sepuluh pesawat sejenis. Menurut Defence System Daily (22/9), rencananya pada awal tahun 2001 pesanan pertama akan mulai diterima. "CRJ merupakan modal utama kami untuk menghubungkan kota-kota di Jerman dan kota-kota besar di eropa", ujar Karl-Heinz, Direktur Manajer Lufthansa Cityline. CRJ 700 ini nantinya akan dipakai untuk meningkatkan kapasitas angkut yang saat ini masih menggunakan CRJ 100/200. Pesanan ini juga meningkatkan angka jual CRJ 700 menjadi total berjumlah 471 buah. Selain itu berbagai produk jet regional keluaran Bombardier juga laku di pasaran. Mereka adalah CRJ 100/200 berkapasitas 50 tempat duduk dan CRJ 900 yang berkapasitas 86 penumpang. Sampai saat ini total keluarga CRJ telah diproduksi sebanyak 1.760 pesawat. Pabrikan pesawat sipil asal Kanada ini sekarang mempekerjakan 56.000 orang yang tersebar di 12 negara di dunia.(avi)



Laporan Utama | Aerobatik | Cakrawala | Ekonomi | Fenomena | Kolom | Kokpit | Kisah Nyata | Lukisan Dirgantara | Lobi | Militer | Notam | Ordirga | Origami | Opini | Profil | Peristiwa | Seabad Kedirgantaraan | Siapa-siapa | Teknologi |

Copyright © 1998 Majalah Angkasa. All rights reserved
Designed by
Kompas Cyber Media